Selasa, 23 Mei 2017
Senin, 22 Mei 2017
AKU BERBEDA DENGAN DIA
AKU BERBEDA DENGAN DIA
Setiap orang tua berharap anaknya untuk sukses di masa depannya.
Setiap orang tua berharap anaknya akan memiliki nasib yang lebih baik dari dirinya.
Dan setiap orang tua berharap anaknya hidup enak tidak menderita.
Untuk mencapai semua harapan tersebut orang tua bekerja siang malam tanpa memandang rasa lelah.
Setiap orang tua berharap anaknya untuk sukses di masa depannya.
Setiap orang tua berharap anaknya akan memiliki nasib yang lebih baik dari dirinya.
Dan setiap orang tua berharap anaknya hidup enak tidak menderita.
Untuk mencapai semua harapan tersebut orang tua bekerja siang malam tanpa memandang rasa lelah.
Ketika masih kecil orang tua mendidik dan menitipkan anaknya pada lembaga pendidikan.
Ketika beranjak dewasa orang tua bertanya ingin jadi apa kelak.
Semua anak pasti menjawab "aku ingin jadi guru, dokter, polisi dan lain".
Namun apakah usaha anak untuk mencapai harapan orang tua itu???
Ya, sudah pasti setiap pagi pergi sekolah, siang pergi les, malam belajar dirumah.
Semua yang orang tua suruh pasti dikerjakan, tanpa orang tua pahami apakah otak anak mampu menampung semua materi itu??
Ayah dan bunda...
Tidakkah kalian pahami bahwa masing" otak anak memiliki kapasitas yang berbeda?? Daya serap yang berbeda?? Kemampuan yang berbeda??
Ibarat ada tiga gelas kaca yang berbentuk bulat, silinder dan kotak dengan volume yang berbeda.
Apakah cara menuangkan air dalam ketiga gelas sama??
Apakah daya tampung dalam gelas itu sama??
Untuk itu cara belajar anak juga bermacam".
Ada yang belajar dengan audio, visual dan audio visual.
Ada yg belajar sambil bermain, belajar sambil mendengarkan musik, belajar dengan serius dan lain".
Jangan paksakan anakmu untuk mengikuti kemauanmu.
Jangan paksakan anakmu untuk jadi bonekamu.
Jangan paksakan anakmu untuk jadi hewan peliharaanmu.
Izinkan dia berkreasi, izinkan dia bermain, izinkan dia melakukan apa maunya.
Tugas kita hanyalah mengarahkan, membimbing dan pembina mereka ke jalan yang benar.
___________renungan pagi_________
Ketika beranjak dewasa orang tua bertanya ingin jadi apa kelak.
Semua anak pasti menjawab "aku ingin jadi guru, dokter, polisi dan lain".
Namun apakah usaha anak untuk mencapai harapan orang tua itu???
Ya, sudah pasti setiap pagi pergi sekolah, siang pergi les, malam belajar dirumah.
Semua yang orang tua suruh pasti dikerjakan, tanpa orang tua pahami apakah otak anak mampu menampung semua materi itu??
Ayah dan bunda...
Tidakkah kalian pahami bahwa masing" otak anak memiliki kapasitas yang berbeda?? Daya serap yang berbeda?? Kemampuan yang berbeda??
Ibarat ada tiga gelas kaca yang berbentuk bulat, silinder dan kotak dengan volume yang berbeda.
Apakah cara menuangkan air dalam ketiga gelas sama??
Apakah daya tampung dalam gelas itu sama??
Untuk itu cara belajar anak juga bermacam".
Ada yang belajar dengan audio, visual dan audio visual.
Ada yg belajar sambil bermain, belajar sambil mendengarkan musik, belajar dengan serius dan lain".
Jangan paksakan anakmu untuk mengikuti kemauanmu.
Jangan paksakan anakmu untuk jadi bonekamu.
Jangan paksakan anakmu untuk jadi hewan peliharaanmu.
Izinkan dia berkreasi, izinkan dia bermain, izinkan dia melakukan apa maunya.
Tugas kita hanyalah mengarahkan, membimbing dan pembina mereka ke jalan yang benar.
___________renungan pagi_________
Jumat, 09 September 2016
Dengarkan Aku Bunda
DENGARKAN AKU BUNDA
Bunda..
Kau selalu memanggilku dengan sebutan "anakku"
Kau selalu menyebutku dalam tiap sujudmu
Kau selalu ada di tiap langkahku
Ketika aku beranjak dewasa
Semua telah berubah
Semua telah berbeda
Kini kau selalu menginginkan aku selangkah lebih maju dari temanku
Kau selalu menuntutku untuk jadi juara
Kau selalu berpesan agar aku kelak menjadi tentara
Bunda...
Tidakkah kau tahu??
Aku bukanlah robot yang bisa memenuhi apa maumu
Aku bukanlah boneka yang bisa kau bawa untuk menuntut ilmu dimana yang kau mau
Aku bukanlah bola yang bisa aku titipkan pada semua orang
Dan aku bukanlah tape recorder yang bisa merekam semua ilmu dari guru
Tetapi....
Aku adalah anakmu
Karunia Tuhan yang telah dititipkan padamu
Bunda...
Hanya satu pintaku padamu
Izinkan aku belajar semampuku
Izinkan aku belajar dengan caraku
Izinkan aku melakukan apa mauku
Bunda..
Kau selalu memanggilku dengan sebutan "anakku"
Kau selalu menyebutku dalam tiap sujudmu
Kau selalu ada di tiap langkahku
Ketika aku beranjak dewasa
Semua telah berubah
Semua telah berbeda
Kini kau selalu menginginkan aku selangkah lebih maju dari temanku
Kau selalu menuntutku untuk jadi juara
Kau selalu berpesan agar aku kelak menjadi tentara
Bunda...
Tidakkah kau tahu??
Aku bukanlah robot yang bisa memenuhi apa maumu
Aku bukanlah boneka yang bisa kau bawa untuk menuntut ilmu dimana yang kau mau
Aku bukanlah bola yang bisa aku titipkan pada semua orang
Dan aku bukanlah tape recorder yang bisa merekam semua ilmu dari guru
Tetapi....
Aku adalah anakmu
Karunia Tuhan yang telah dititipkan padamu
Bunda...
Hanya satu pintaku padamu
Izinkan aku belajar semampuku
Izinkan aku belajar dengan caraku
Izinkan aku melakukan apa mauku
Langganan:
Postingan (Atom)
KISAHKU : AKU TAKUT SUAMIKU TAMPAN
*SINOPSIS KISAHKU* AKU TAKUT SUAMIKU TAMPAN Namaku adalah Arina. Aku terlahir menjadi anak kedua dari dua bersaudara. Dari ke...
-
MAKALAH “Epistemologi dalam Psikologi Sufistik” Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Mata Kuliah “Psikologi Sufistik” Dosen ...
-
TIPOLOGI MAHASISWA Sebelum kita membahas mengenai tipologi mahasiswa , alangkah baiknya kita ketahui dulu apa sich itu mahasiswa dan apa m...
-
MAKALAH “Epistemologi dalam Psikologi Sufistik” Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Mata Kuliah “Psikologi Sufistik” ...